Hina Jokowi Tukang Sate di Tangkap Polisi

Pengacara MA, pemuda berusia 24 tahun yang menghina Presiden Joko Widodo di Facebook, menyatakan kliennya hanya iseng. MA mengunggah gambar-gambar tak seronok dengan editan wajah Presiden Jokowi di Facebook. “Dia mengatakan hanya iseng. Dia itu polos,” ujarnya ketika dihubungi, Rabu, 29 Oktober 2014.

Menurut Fahmi, MA tak tahu bahwa perbuatannya itu termasuk perbuatan yang menghina Jokowi. “Facebook yang dia gunakan untuk mem-posting pencemaran adalah akun yang bukan anonim. Kalau niatnya bully pasti pakai anonim. Dia tidak menyadari risiko itu,” ujarnya.

Karena itu, ibu MA, Mursidah, yang biasa menjadi pengupas bawang di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, berencana ke Istana Negara. Namun Fahmi belum tahu kapan rencana aksi di depan Istana itu. “Belum tahu. Ibunya juga buruh harian di Pasar Induk Kramat Jati,” katanya.

Kamis pagi, 23 Oktober lalu, empat orang laki-laki berpakaian sipil mendatangi rumah MA di Gang Jum, Kramat Jati, Jakarta Timur. Mereka menanyakan beberapa hal, kemudian langsung menciduk MA ke Mabes Polri. Pada Jumat pekan lalu, setelah pemeriksaan selama 24 jam, Mabes Polri menetapkan MA sebagai tersangka.

MA dijerat beberapa pasal berlapis, yakni pasal pencemaran nama baik dalam Undang-Undang ITE dan UU pornografi. Ancaman hukuman untuk MA mencapai 10 tahun penjara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s