Ini dia! Sketsa Wajah Perempuan Tercantik dan Lelaki Tertampan di Dunia!

Penilaian “cantik” atau “tampan” bisa berbeda dari seorang dengan yang lain. Namun, pada umumnya, ada beberapa kesamaan fitur tubuh yang diakui memang bagus oleh mayoritas masyarakat dunia. Contoh, lelaki bertubuh tinggi, memiliki definisi otot yang cukup terlihat namun tak berlebihan, akan dinilai mayoritas perempuan sebagai lelaki bertubuh menarik. Sementara penilaian kemenarikan perempuan umumnya dilihat dari ukuran besar atau bentuk mata, ukuran lingkar pinggang, ukuran dada, dan sebagainya.
Ingin mencoba membuktikan hipotesis di atas, seorang peneliti asal Inggris yang juga pengajar di University of Kent, Dr Chris Solomon, mencoba menciptakan sketsa wajah dari lelaki dan perempuan yang sepakat dinilai menarik oleh mayoritas orang.
Dr Solomon yang merupakan pakar dalam menciptakan profil visual, mencoba mencari tahu seperti apa rupa kecantikan dan ketampanan yang ideal di mata mayoritas masyarakat. Ia ingin memberi panduan visual mengenai lelaki dan perempuan paling menarik di dunia, untuk itu ia menggelar sebuah penelitian khusus, demikian disitir dari Medical Daily, Rabu (8/4).
Menggunakan teknologi yang umumnya digunakan untuk menciptakan gambaran fisik pelaku kriminalitas, Solomon mendesain lebih dari 100 buah sketsa wajah. Sketsa rekaan wajah itu didapatnya dari menyurvei sekelompok orang. Survei tersebut meminta responden untuk menilai tingkat kemenarikan seseorang, mulai dari ukuran hidung, bentuk bibir, hingga gaya rambut.
Dari responden didapati, perempuan yang memiliki bentuk wajah ideal adalah yang mirip Emma Stone dan Natalie Portman, yakni memiliki alis tebal dan melengkung indah, bentuk wajah seperti hati, dan bibir penuh. Sementara untuk lelaki, adalah yang memiliki rahang tegas, jenggot-kumis yang baru tumbuh, serta warna rambut gelap.
Hasil temuan Dr Solomon ini tentu mengarah ke kecantikan ideal untuk ras Kaukasia alias kulit putih. Bisa jadi karena survei dilakukan di Inggris, yang secara umum, tingkat percampuran ras dan etnisnya cenderung rendah dibanding negara-negara lain. “Penting diingat, ini adalah tampilan penilaian wajah ideal menurut responden yang hidup di Inggris. Bila penelitian dilakukan di Asia atau Afrika, sudah jelas hasilnya akab sangat berbeda,” kata Dr Solomon.
Penilaian mengenai fisik yang menarik adalah hal yang sangat sulit ditebak dan bervariasi, tergantung budaya, era, serta preferensi individual. Itu sebabnya, kecantikan atau ketampanan adalah suatu hal yang sangat subjektif. Namun, ada beberapa fitur tubuh yang dinilai menarik secara universal, kata Dr Solomon.
Hasil penelitian mengatakan, perempuan cenderung menilai lelaki menarik adalah yang lebih tinggi dari si perempuan (karena menyimbolkan level testosteron tinggi, kekuatan fisik, serta kecakapan dalam seksualitas). Sementara mayoritas lelaki menilai perempuan menarik adalah yang tinggi badannya di bawah si lelaki, memiliki bibir penuh/tebal, bentuk wajah simetris, buah dada berukuran proporsional (menyimbolkan estrogen tinggi, artinya kesuburan yang baik). Untuk lebih jelasnya, lihat gambar di atas.
Pada dasarnya, seseorang menilai lawan jenis menarik adalah dengan fitur fisik yang menjanjikan kemampuan untuk bereproduksi yang baik, untuk menghasilkan keturunan yang sehat, menarik, dan kuat.
Namun, dalam hal keindahan fisik, tentu lebih dari sekadar urusan reproduksi. Keindahan fisik juga terkait dalam hal cara pikir, cara berjalan, dan cara berinteraksi dengan orang lain.
Sebagai perbandingan, seorang fotografer perempuan bernama Mihaela Noroc memulai perjalanannya keliling dunia untuk memotret perempuan-perempuan cantik di kota-kota yang ia singgahi. Proyek pemotretannya ia sebut The Atlas of Beauty. Proyek Noroc ini membawanya ke 37 negara dengan tujuan bisa menunjukkan kepada semua orang bahwa kecantikan seorang perempuan bisa sangat berbeda di tempat-tempat yang berbeda dan tidak bisa disamakan.
“Saya bisa katakan, cantik itu ada di mana-mana. Tak peduli kosmetik, ukuran, dan sebagainya. Lebih kepada menjadi diri sendiri,” kata Noroc.
Meski Dr Solomon bisa mengelompokkan arti cantik menjadi bentuk wajah tertentu, namun, seperti yang dibuktikan Noroc, arti dan bentuk cantik sangat relatif dan tidak bisa dipersempit menjadi satu bentuk ideal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s