Kronologi Pembunuhan Petugas Parkir Sency

ee843240-80f1-492c-89ae-360634bfb725_169

Ali Akbar (21) telah merencanakan untuk merampok uang di loket pos 4 parkiran Mal Senayan City, Tanah Abang, Jakpus. Ali juga membawa sebilah pisau dari rumahnya di Sawangan, Depok untuk menodong korban.

Dijelaskan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Ali merencanakan perampokan di parkiran Sency karena sudah tahu seluk-beluknya.

“Tersangka ini pernah bekerja sebagai petugas parkir di Sency tetapi dipecat tahun 2013. Sehingga dia sudah tahu medannya seperti apa,” kata Krishna dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Berikut kronologi lengkapnya seperti dijelaskan Krishna:

Rabu (23/9) pukul 02.30 WIB

Ali berangkat dari rumahnya di Sawangan, Depok. Dia masuk ke mal tersebut lewat pintu keluar motor dengan melawan arus. Saat itu motornya terekam CCTV, tetapi hanya tampilan motornya saja. Pelat nomornya tidak terlihat.

Ali saat itu datang menggunakan motor Honda Beat warna putih, lengkap dengan helm warna putih. Dia juga mengenakan jaket warna coklat dan sepatu Vans lengkap dengan masker penutup mulut.

Pukul 04.15 WIB

Ali tiba di mal. Dia kemudian masuk ke parkir Senayan City secara melawan arus melalui jalur exit ladies parking dan langsung menuju ke pos exit 4.

Sesampainya di pos 4, Ali bertemu dengan Asep. Ali kemudian berpura-pura hendak menukar uang pecahan Rp 100 ribu sambil melihat-lihat situasi di sekitar pos 4.

“Selanjutnya, tersangka masuk lewat pintu belakang pos tempat di mana korban sedang berjaga dan menodongkan pisau ke leher korban,” ungkap Krishna.

Asep melawan, namun tersangka kemudian menusuk korban di bagian punggungnya. Asep pun kemudian berontak dan berlari keluar dari pos 4 untuk meminta pertolongan.

“Saat itu tersangka langsung menuju kelaci untuk mengambil uang. Tetapi ternyata tidak ada uang di laci, lalu tersangka menuju ke arah korban dan mengambil uang sebesar Rp 2,3 juta di saku celana korban,” paparnya.

Ali kemudian melarikan diri setelah sebelumnya mencabut pisau yang menancap di punggung Asep. Pemuda nahas tersebut lalu ditinggalkan dalam kondisi berlumuran darah di dekat pos 4 hingga tewas.

Pagi hari

Jenazah Asep ditemukan. Kabar pembunuhan pun langsung merebak, hingga akhirnya Ali bisa tertangkap 4 hari kemudian.

Sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s