Adik Artis Seksi Pakistan, Qandeel Baloch, Mengaku Bangga Bunuh Kakaknya

adik-artis-seksi-pakistan-mengaku-bangga-bunuh-kakaknya-EMbTcF8Lv9

Honour Killing atau pembunuhan demi kehormatan. Kebiasaan yang kini jadi kontroversi di Pakistan kembali jadi perhatian besar pasca-kematian model dan juga artis media sosial (medsos) seksi, Qandeel Baloch.

Janda satu anak berusia 26 tahun tersebut pada Jumat, 15 Juli 2016 lalu, dibunuh oleh adiknya sendiri, Waseem Azeem dengan dicekik di rumahnya sendiri di Multan, Pakistan.

Kronologi singkatnya, sang adik yang berusia 25 tahun tersebut, pada Jumat, 15 Juli sekira pukul 10.45 malam, membuat sang selebriti medsos itu pingsan setelah diberi tablet obat tidur.

Saat Qandeel tak sadarkan diri itulah, Waseem mencekik kakaknya hingga tewas. Sang adik sempat melarikan diri. Sementara sang ayah, Mohammed Azeem yang kemudian melihat putrinya tergeletak tak bernyawa, segera melaporkannya ke Kepolisian Kota Multan.

Lantas pada Sabtu, 16 Juli 2016 malam waktu setempat, Waseem akhirnya ditangkap di Dera Gazi Khan. Dalam penyelidikan, Waseem mengaku tak malu dan tak menyesal. Justru, sang adik bangga melenyapkan nyawa Qandeel.

download (3)

“Ya, tentu saja saya. Saya mencekiknya. Saat itu dia sedang berada di lantai bawah, sementara orangtua kami ada di lantai atas (rumah),” terang Waseem, dinukil Dunya News, Senin (18/7/2016).

“Saat itu sekitar pukul 10.45 malam saat saya memberinya tablet (obat tidur) dan kemudian saya membunuhnya. Saya tidak malu sama sekali dengan apa yang saya lakukan. Apapun alasannya, kelakuan kakak saya tidak bisa ditolerir,” tandasnya.

Qandeel dikenal menjadi seorang aktivis wanita pasca-bercerai dengan suaminya, Ashiq Hussain pada 2008. Sejumlah kontroversi diciptakannya via medsos, hingga puncaknya, Qandeel sempat ber-selfie dengan seorang ulama, Mufti Abdul Qavi.

download (2)

Foto itu mencuatkan kehebohan besar, hingga Mufti Abdul Qavi sendiri, dipecat dari jabatannya di sebuah lembaga. Qandeel sendiri yang punya nama lahir Fouzia Azeem, sudah dimakamkan pihak keluarga pada Minggu, 17 Juli 2016 pagi di desa leluhurnya dekat Dera Ghazi Khan, Provinsi Punjab.

Sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s